Uncategorized

Rifan Financindo | Situasi Terkini KRL Jelang New Normal

Rifan Financindo – Jakarta Indonesia bersiap menghadapi era normal yang baru atau new normal dengan beraktivitas di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Beragam panduan pun sudah disiapkan pemerintah terkait hal tersebut.

Lalu, bagaimana aktivitas di sarana transportasi umum seperti Kereta Rel Listrik (KRL) jelang diterapkannya new normal?

Pantauan detikcom dari Stasiun Tanah Abang, Kamis (28/5/2020), suasana stasiun terlihat ramai pukul 08.30 WIB. Meskipun keramaian tidak saat seperti kondisi normal.
Baca Juga :


PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat.


Saat memasuki stasiun calon penumpang diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu oleh petugas yang memakai masker dan face shield. Calon penumpang juga diwajibkan untuk menggunakan masker dan tampak calon penumpang sudah mengikuti imbauan tersebut.

Para calon penumpang juga tetap menjaga jarak saat menunggu kedatangan KRL. Namun keramaian tidak terhindarkan dan menjaga jarak dilupakan saat kereta baru tiba dan orang berlalu-lalang untuk berpindah peron berganti rangkaian kereta atau keluar stasiun.

Suasana di Stasiun KRL
Suasana di Stasiun KRL Foto: Suasana di Stasiun KRL (Anisa Indraini/detikcom)

Saat kereta datang tujuan Angke-Bogor, kursi diisi penuh karena dilakukan jaga jarak. Ada juga yang sampai berdiri demi menjaga jarak untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Menurut petugas bernama Azhar, kereta cukup padat pada jam-jam sibuk yakni antara pukul 06.00-10.00 WIB. Baru ramai kembali pada arus balik sekitar pukul 15.00-17.00 WIB.




“Penuhnya jam 06.00-10.00 sama arus balik sekitar jam 15.00-17.00 WIB itu sudah mulai ramai. Pemberangkatan pertama kereta jam 04.02 dari stasiun Bogor ke Kota,” kata Azhar saat ditemui di KRL Angke-Bogor.

Sayangnya, tidak semua gerbong disediakan hand sanitizer. Menurut Azhar hand sanitizer hanya tersedia di setiap stasiun. Jika penumpang ingin menggunakan hand sanitizer di dalam gerbong, mintalah ke petugas agar langsung diambilkan.

“Hand sanitizer ada di gerbong depan saya ambilkan ya. Kalau di setiap stasiun ada (hand sanitizer),” ucapnya.

Saat tiba di Stasiun Manggarai, situasi terlihat lebih ramai. Lingkungan stasiun ramai oleh orang yang berdiri maupun duduk menunggu kedatangan kereta. Sesekali kepadatan terjadi saat kereta baru tiba.

Petugas di lokasi, Irfan mengatakan keramaian ini terjadi sejak setelah Lebaran. Seperti diketahui, beberapa kantor mulai menerapkan aturan kerja baru setelah pemerintah berencana memberlakukan new normal. Sehingga kepadatan penumpang yang ingin bekerja tidak bisa terhindarkan.

“Ini kayak gini setelah Lebaran saja kemarin ramai banget. Waktu PSBB diberlakukan mah enggak seperti ini (ramai). Mau diaturnya juga susah kalau ramai begini,” ucapnya.( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )


Lihat : Rifan Financindo


Sumber : finance.detik
PT Rifan Financindo, Rifanfinancindo, Rifan Financindo 
Uncategorized

PT Rifanfinancindo | Trump Bisa Kalah Pemilu 2020 Gara-gara Corona

PT Rifan Financindo – Jakarta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemungkinan akan kalah telak dalam pemilihan presiden pada November mendatang. Mengingat ekonomi AS yang gonjang-ganjing diterpa virus Corona (COVID-19).

Pengangguran melonjak pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengeluaran konsumen menghilang dan Produk Domestik Bruto (PDB) runtuh. Sejarah menunjukkan bahwa tren ekonomi yang mengerikan menjadi malapetaka untuk presiden tersebut terpilih kembali.

Oxford Economics memperkirakan resesi yang disebabkan oleh Corona akan menyebabkan Trump menderita dan menjadi kekalahan bersejarah pada November mendatang. Pihaknya pun telah merilis model pemilihan nasional.

Model tersebut menggunakan penilaian jumlah pengangguran, pendapatan yang dibuang dan inflasi untuk meramalkan hasil pemilu. Diperkirakan Trump akan kalah secara besar-besaran, hanya meraih 35% suara rakyat dan itu akan menjadi kinerja terburuk bagi seorang presiden dalam satu abad. Perkiraan itu berbanding terbalik dari prediksi model pra-krisis bahwa Trump akan memenangkan sekitar 55% suara.

“Butuh keajaiban ekonomi untuk mendukung Trump. Ekonomi akan menjadi penghalang yang hampir tidak dapat diatasi untuk Trump pada November mendatang,” tulis Oxford Economics dalam laporan itu dilansir dari CNN, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga :


PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat.


Model itu sebelumnya dengan tepat memprediksi pemilihan umum di setiap pemilihan sejak 1948 selain 1968 dan 1976. Meskipun dua kandidat kalah dalam pemilihan umum tetapi memenangkan kursi kepresidenan dalam rentang itu, termasuk George W. Bush pada tahun 2000 dan Donald Trump pada tahun 2016.

Model pemilihan nasional mengasumsikan ekonomi masih dalam kondisi buruk dengan pengangguran di atas 13%, pendapatan per kapita riil turun hampir 6% dari tahun lalu dan periode singkat dari penurunan harga, atau deflasi.

“Ekonomi masih akan berada dalam kondisi yang lebih buruk daripada di kedalaman Depresi Hebat,” bunyi laporan Oxford Economics.

 ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : PT Rifan Financindo

Sumber : finance.detik

     PT Rifan Financindo, Rifanfinancindo, Rifan Financindo 

Uncategorized

PT Rifan Financindo Berjangka | Antivirus Corona Made in RI Dorong Penguatan IHSG Hari Ini

PT Rifan Financindo Berjangka – Jakarta IHSG ditutup menguat di level 4,511.06 (+0.08%). Penguatan didorong oleh Misc-IND (+3.90%) dan Infrastructure (+2.44%).

IHSG ditutup menguat didorong optimism setelah mendengar komentar The Fed terkait perekonomian yang menunjukkan tanda akan segera pulih. Hal ini direspon positif oleh investor meskipun pergerakan masih cenderung terbatas.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 24,597.77 (+3.85%), NASDAQ ditutup 9,234.83 (+2.44%), S&P 500 ditutup 2,953.91 (+3.15%).

Bursa saham US ditutup menguat menunjukkan optimisme atas vaksin coronavirus dimana Moderna telah menunjukkan adanya hasil yang menjanjikan pada permulaan tesnya. Namun investor masih tetap waspada, karena kasus COVID-19 saat ini terus meningkat dan ditakuti dapat memulai gelombang ke 2.

Baca Juga :

Investor menanti komitmen dari The Fed untuk menjaga pasar agar tetap berfungsi seperti normal. Bursa saham di Asia dibuka menguat atas harapan vaksin coronavirus ditemukan dan juga komitmen dari President Xi Jinping untuk memberikan US$2 miliar kepada negara yang terkena dampak COVID-19 di seluruh dunia.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal formasi candlestick membentuk doji di sekitar support kondolidasi. Pergerakan akan dipengaruhi optimisme setelah ada info terkait perkembangan vaksin Corona. Namun di dalam negeri data kasus baru masih terus bertambah. Investor juga akan menanti pernyataan Bank Indonesia terkait suku bunga.

Resistance 2 : 4,550
Resistance 1 : 4,530
Support 1 : 4,489
Support 2 : 4,468

( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : PT Rifan Financindo Berjangka 

Sumber : finance.detik

Uncategorized

Rifanfinancindo | Gandeng Platform Online, BRI Salurkan KUR Digital untuk UMKM

Rifanfinancindo – Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan ekosistem platform e-commerce dan ride-hailing untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Digital guna mendukung UMKM di tengah pandemi COVID-19.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan inisiatif ini merupakan komitmen untuk menyukseskan gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia” yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (14/5/2020). Pada tahap pertama, BRI bekerja sama dengan Shopee & Grab untuk menyalurkan KUR kepada merchant UMKM secara digital serta pada tahap selanjutnya akan bekerja sama dengan Tokopedia dan Gojek.

Dengan KUR digital BRI, merchant UMKM bisa dengan mudah mendaftarkan usahanya melalui situs https://kur.bri.co.id. Hingga akhir April 2020, Bank BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 42,3 triliun kepada 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.

“Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses pembiayaan KUR serta meningkatkan penyerapan KUR yang dapat membantu UMKM untuk terus bertahan di masa pandemi,” ujar Sunarso dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga :


PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat.

Sunarto menambahkan, selain bantuan dalam bantuan fasilitas pembiayaan, Bank BRI juga akan menciptakan inisiatif baru untuk mendukung keberlangsungan dan penyelamatan pelaku UMKM di Indonesia.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyebut pihaknya percaya penggunaan teknologi akan membawa dampak positif dan selalu berinovasi untuk menemukan cara lain yang bisa membantu mitra dalam menghadapi situasi pandemi.

“Kami bersyukur memiliki Bank BRI sebagai mitra strategis yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk membantu mereka yang terdampak dari situasi ini. Kami menyambut positif dukungan dari Bank BRI dalam memberi layanan kredit khusus bagi mitra Grab Indonesia. Kami berharap program ini dapat meringankan beban mitra kami dalam situasi saat ini,” jelas Neneng.

Sementara itu, Direktur Shopee Indonesia, Christin Djuarto mengatakan sebagai wujud nyata dukungan Shopee terhadap imbauan stimulus penanganan COVID-19 di platform yang diinisiasi pemerintah, kerja sama antara Shopee dan BRI diharapkan dapat menjadi solusi pembiayaan UMKM yang bisa meringankan para mitra penjual yang tengah berada dalam keadaan sulit.

“Kerja sama ini merupakan langkah lanjutan yang Shopee tempuh setelah sebelumnya merilis program stimulus Dukungan COVID-19 100M Shopee untuk para pelaku UMKM di platform kami. Namun kami yakin untuk dapat menjaga perekonomian Indonesia tetap berputar, diperlukan sinergi berkelanjutan dari pemerintah dan pihak swasta,” ungkap Christin.

“Oleh karenanya, kami akan terus berupaya untuk terus menyediakan program yang dapat membantu sektor UMKM yang terkena dampak paling berat di tengah situasi pandemi,” lanjutnya.

Di sisi lain, Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menyebut pada masa pandemi ini, pengusaha UMKM kuliner yang tergabung sebagai merchant GoFood merupakan bagian dari populasi pekerja informal yang menjadi pertahanan untuk menjaga roda perekonomian lokal. Karena itu, pihaknya mengapresiasi kemitraan yang dijalin bersama Bank BRI.

“Kami berikan apresiasi kepada Bank BRI dan kami percaya kemitraan strategis ini dapat berdampak positif terhadap keberlangsungan usaha mitra kami, di tengah masa pandemi ini. Situasi pandemi sangat mempengaruhi pendapatan mitra usaha GoFood, penyaluran KUR digital yang diberikan diharapkan mampu untuk menjaga perputaran usaha mereka,” kata Andre.

( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )

Lihat : Rifanfinancindo

Sumber : finance.detik

Uncategorized

Rifan Financindo | Begini Nasib THR Buruh Tekstil hingga Toko Ritel

Rifan Financindo –  Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memperbolehkan pengusaha mencicil atau menunda pembayaran THR keagamaan. Kebijakan itu diambil karena menyesuaikan kondisi saat ini yang sedang dihadapkan pada pandemi COVID-19.

Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Pengusaha tekstil pun mengungkapkan tidak mampu membayar THR sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang mengharuskan kewajiban tersebut dilaksanakan paling lambat 7 hari sebelum Lebaran alias H-7.

Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Rizal Tanzil Rakhman menjelaskan pengusaha tekstil akan mengambil skema pembayaran THR dengan dicicil.

“Kemungkinan besar sulit (membayar THR sebelum H-7), secara umum ya industri kita secara umum sulit. Sebagian besar pasti akan melakukan skema pembayaran yang tidak biasanya. Bisa dicicil atau seperti apa, itu nanti tinggal kesepakatan industri dengan serikat pekerja,” kata dia saat dihubungi detikcom, Rabu (13/5/2020).

Pihaknya pun berharap serikat pekerja bisa memaklumi kondisi saat ini yang sedang sulit karena pandemi COVID-19. Yang jelas hak-hak karyawan pasti akan dipenuhi.

“Kita sih mengimbau, memohon kepada teman-teman serikat pekerja untuk bisa secara objektif, kalau industri memang pabriknya tidak mampu ya kita cari jalan tengah yang terbaik seperti apa. Yang penting semua hak-haknya dipenuhi,” terangnya.

Pekerja di sektor transportasi darat juga bernasib sama. Cek di halaman selanjutnya.

Adanya pandemi COVID-19 membuat pemerintah membatasi pergerakan transportasi publik, termasuk angkutan darat. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan penyebaran virus Corona. Kondisi tersebut sekaligus menjadi pukulan buat pengusaha angkutan umum.

Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono menjelaskan pihaknya kesulitan membayar THR. Sebab angkutan berhenti beroperasi sehingga tak ada pemasukan.

“Ya sangat sangat (sulit membayar THR) lah, kan kita nggak ada cash, nggak ada penumpang. Bukan karena kita pelit atau mencari kesempatan, nggak, sama sekali itu tidak ada terbesit pikiran,” kata dia saat dihubungi detikcom, Rabu (13/5/2020).

Dia mengatakan, tiap perusahaan transportasi darat akan mencari cara masing-masing dalam membayarkan THR.

Bagi perusahaan angkutan yang benar-benar babak-belur dihantam Corona, menurutnya bisa berbicara dari hati ke hati dengan pekerjanya bahwa THR akan dibayar di waktu yang tidak normal, alias usai Lebaran.

“Saya katakan, membayar itu apakah itu disebut nantinya kemudian itikad baik dari pengusaha itu mengatakan, ‘oh nanti saja ya ketika kita sudah jalan lagi, saya catat bahwa kalian belum menerima, nanti akan saya bayarkan ketika kita sudah jalan’. Kalau itu kesepakatannya ya silakan saja bahwa itu menjadi sesuatu yang akan dilaksanakan di korporasi tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :


PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat.

Namun bagi perusahaan transportasi yang masih memiliki kemampuan yang cukup, pihaknya mengimbau agar THR dibayarkan sebagaimana mestinya.

Sebagian pengusaha di industri produk makanan-minuman juga mengaku kesulitan membayar THR. Baca di halaman selanjutnya.

Pengusaha produk makanan-minuman (mamin) mengaku kesulitan membayar THR. Sebab penjualan anjlok hingga 30% imbas pembatasan sosial berskala besar (PSBB), walaupun tidak semua pengusaha di sektor tersebut mengalami kesulitan yang sama.

Pengusaha mamin yang kesulitan membayar THR imbas pandemi COVID-19 berpedoman pada Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

“Ya itu masing-masing perusahaan kan beda-beda ya, sedangkan kami sendiri tidak mengurusi itu karena kita tidak mencampuri urusan masing-masing perusahaan. Tapi pasti berdasarkan edaran Menaker saja bahwa ada yang boleh ditunda, ada yang boleh dicicil,” kata Ketua Gabungan Pengusaha Industri Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman saat dihubungi detikcom, Rabu (13/5/2020).

Dia menjelaskan, saat ini penjualan sangat anjlok. Padahal seharusnya saat Ramadhan dan menjelang Lebaran, penjualan mengalami peningkatan. Tapi kondisinya berbeda karena merebaknya virus Corona. Di sisi lain, mereka dibebankan banyaknya tagihan yang belum bisa dibayar.

Kondisi tersebut bahkan memaksa sejumlah perusahaan mamin merumahkan karyawannya, terutama industri berskala kecil. Otomatis mereka juga akan kesulitan membayar THR.

“Mereka ada yang merumahkan juga sebagian, terutama yang kecil-kecil banyak yang merumahkan. Saya kira kalau yang merumahkan itu pasti akan kesulitan untuk membayar THR karena memang bisnisnya kan uncertainty (tidak pasti),” jelasnya.

Namun pihaknya belum mempunyai data jumlah karyawan yang dirumahkan hingga saat ini.

Pegawai ritel bagaimana nasibnya? Selengkapnya di halaman selanjutnya.

Bisnis ritel ikut terkena dampak pandemi COVID-19. Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Solihin yang paling terdampak adalah ritel berformat department store karena hanya mampu mempertahankan penjualan paling tidak 2% saja.

Store-nya kan tutup semua kan, nggak boleh (buka). Tapi karyawannya berupaya untuk melakukan penjualan dengan menghubungi customer. Ada pembelian tapi nggak sebesar saat tokonya buka. Makanya saya katakan ya paling-paling juga 2%,” kata dia saat dihubungi detikcom, Rabu (13/5/2020).

Sedangkan ritel yang menjual kebutuhan pokok mengalami penurunan penjualan sekitar 5% pada Mei dibandingkan Maret.

“Dalam catatan saya (penurunan penjualan) nggak kurang dari 5% sampai dengan minggu pertama bulan Mei, penurunannya dibandingkan bulan Maret. Dibandingkan bulan Maret telah terjadi penurunan paling tidak 5%. Ini kita lagi pantau terus kondisinya,” jelasnya.

Lalu bagaimana nasib THR karyawan? Apakah akan dibayar 7 hari sebelum Lebaran, atau bakal ditunda? Menurut Solihin masih ada pengusaha ritel yang mampu membayar THR sebelum Lebaran secara penuh.

“Saya pikir nggak semua ritel nggak bayar, nggak semua ritel juga nggak mampu bayar. Saya di perusahaan saya, saya pastikan tanggal 12 kemarin seluruh hak karyawan terhadap THR kita bayar penuh,” jelasnya.

Namun memang ada pengusaha ritel yang bakal mencicil pembayaran THR hingga lunas. Pihaknya berpedoman pada Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Di dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan memang diperbolehkan untuk membayar itu sebagian dulu, tapi hak karyawan dan kewajiban perusahaan nggak boleh hilang, tapi pembayarannya bertahap,” tambahnya. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )
Lihat : Rifan Financindo

Sumber : finance.detik